Warga Kabupaten Karangasem, Bali, menyesal telah memusnahkan ulat yang menyerang daun jambu mete, kedondong dan alpukat. Alih-alih ulat bulu yang membuat gatal, ulat yang ada di sana ternyata punya nilai ekonomis tinggi. Sebab, setelah diteliti dan dicermati, ulat tersebut merupakan ulat sutra emas (Crucula trifenestrata). Ulat yang kini populasinya mulai langka itu banyak ditemui di Dusun Biok, Desa Tumbu, Karangasem.
Sayangnya, keberadaan ulat sutra emas tersebut tak diketahui sama sekali oleh warga. "Kalau dari awal kami tahu, tak mungkin memusnahkannya. Kami baru tahu setelah salah seorang ahli tekstil datang ke desa kami dan memberitahu hal itu," ungkap I Wayan Wenten, warga setempat kepada VIVAnews.com, Selasa, 19 April 2011.
Namun, ada kabar baiknya, pemusnahan belum dilakukan secara keseluruhan. Masih ada sejumlah titik tempat dimana ulat sutra emas itu berkembang biak. Alhasil, warga langsung membudidayakan ulat yang sebelumnya sempat membuat geger tersebut. "Kami sudah kehilangan jutaan rupiah. Sekarang, kami akan rawat dan budidayakan ulat-ulat ini," tambahnya Wenten.
Sementara itu, seorang ahli tekstil asal Surabaya, Jawa Timur, Arsawan, yang datang ke lokasi mengatakan, jenis ulat bulu ini memang sudah sangat langka. Jika ulat yang nyaris punah ini mampu berkembangbiak di desa ini, menurutnya itu merupakan berkah.
"Kalau di Jepang, biasanya ulat sutra emas ini dipakai sebagai bahan untuk kimono. 1 kilogram ulat sutra emas harganya bisa mencapai Rp100-250 ribu, tergantung kualitasnya," jelasnya.
Sementara itu, Dinas Perkebunan dan Kehutanan Karangasem merespon positif dan menyatakan siap membantu masyarakat jika ada yang hendak membudidayakannya. "Jika memang masyarakat ingin mengembangbiakkan dengan cara menernaknya, kami siap memfasilitasi melalui pembinaan teknis," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Karangasem, I Made Mudita.
Senin, 25 April 2011
Dikira Ulat Bulu, Ternyata Ulat Sutera Emas
Justin Bieber Bius Penonton Di Sentul
Penyanyi asal Kanada Justin Bieber tampil memukau dalam konser bertajuk "Justin Bieber My World Tour" di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu 23 April 2011. Pelantun lagu "Baby" tersebut membuat histeris penggemarnya yang mayoritas remaja puteri.
Sebanyak 10 ribu penonton menjadi saksi aksi panggung Justin Bieber tadi malam. Membuka konser dengan lagu "Love Me", Justin mengenakan jaket dan celana putih. Klik di sini untuk melihat foto-foto aksi panggung Justin di Sentul.
Penyanyi asal Kanada itu juga memeragakan aksi beladiri yang dipadukan dengan tarian. Setelah membawakan lagu "Bigger", Bieber pun menyapa para penonton.
"Hai Indonesia. Saya senang ada di sini. Kamu tahu, aku melakukan apapun agar ada di sini," kata Justin di atas panggung.
Ia juga menunjukkan kebolehannya dalam bermain drum. Selama tiga menit ia melakukan solo drum. Lagu hits "Eeeme Meenie", "Pray" dan "Baby" pun menjadi penutup konser yang sempurna.
Sebanyak 10 ribu penonton menjadi saksi aksi panggung Justin Bieber tadi malam. Membuka konser dengan lagu "Love Me", Justin mengenakan jaket dan celana putih. Klik di sini untuk melihat foto-foto aksi panggung Justin di Sentul.
Penyanyi asal Kanada itu juga memeragakan aksi beladiri yang dipadukan dengan tarian. Setelah membawakan lagu "Bigger", Bieber pun menyapa para penonton.
"Hai Indonesia. Saya senang ada di sini. Kamu tahu, aku melakukan apapun agar ada di sini," kata Justin di atas panggung.
Ia juga menunjukkan kebolehannya dalam bermain drum. Selama tiga menit ia melakukan solo drum. Lagu hits "Eeeme Meenie", "Pray" dan "Baby" pun menjadi penutup konser yang sempurna.
Brief Aus Deutschland
Schreib deiner Freundin in Indonesien. Berichte vom deutschen Frühstück Was ist in Deutschland anders?
Isilah titik-titik dengan kata-kata di bawah ini.
* Makanan :
=> Brot : Roti
=> Marmelade : Selai
=> Müsli : Sereal
=> Pommes : Kentang Goreng
=> Gemüse : Sayuran
=> Pizza : Pizza
=> Doner : Donat
* Minuman :
=> Wasser : Air Putih
=> Milch : Susu
=> Saft : Jus
=> Tee : Teh
=> Kaffe : Kopi
Tulislah surat kepada temanmu. Ceritakan tentang malam pagi ala Jerman. Hal-hal apa yang berbeda di Jerman?
Benutze die folgenden Hilfen:
¤ Was isst und trinkst du in Deutschland zum Frühstück?
¤ Was schmeckt dir gut?
¤ Was möchtest du auch später in Indonesien essen?
¤ Was magst du nicht?
Gunakan bantuan berikut:
¤ Apa yang kamu malam dan minum di Jerman pada pagi hari
¤ Apakah yang terasa enak olehmu?
¤ Apa yang ingin kamu malam juga di Indonesia nanti?
¤ Apa yang tidak kamu sukai?
Contoh Surat:
Benutze die folgenden Hilfen:
¤ Was isst und trinkst du in Deutschland zum Frühstück?
¤ Was schmeckt dir gut?
¤ Was möchtest du auch später in Indonesien essen?
¤ Was magst du nicht?
Gunakan bantuan berikut:
¤ Apa yang kamu malam dan minum di Jerman pada pagi hari
¤ Apakah yang terasa enak olehmu?
¤ Apa yang ingin kamu malam juga di Indonesia nanti?
¤ Apa yang tidak kamu sukai?
Contoh Surat:
Liebe ( Nama Penerima )
Das Frühstück in Deutschland ist gang anders. Hier essen die Leute gum Frühstück keinen Reis und keinen Nudelm.
¤ Was isst und trinkst du in Deutschland zum Frühstück?
=> Ich esse gern . . . und ich trinke gern . . .
¤ Was schmeckt dir gut?
=> . . . ist Lecker
¤ Was möchtest du auch später in Indonesien essen?
=> . . . schmeckt mir
¤ Was magst du nicht?
=> . . . schmeckt mir nicht
Viele Grüße und bis bald!
( nama anda )
Das Frühstück in Deutschland ist gang anders. Hier essen die Leute gum Frühstück keinen Reis und keinen Nudelm.
¤ Was isst und trinkst du in Deutschland zum Frühstück?
=> Ich esse gern . . . und ich trinke gern . . .
¤ Was schmeckt dir gut?
=> . . . ist Lecker
¤ Was möchtest du auch später in Indonesien essen?
=> . . . schmeckt mir
¤ Was magst du nicht?
=> . . . schmeckt mir nicht
Viele Grüße und bis bald!
( nama anda )
Isilah titik-titik dengan kata-kata di bawah ini.
* Makanan :
=> Brot : Roti
=> Marmelade : Selai
=> Müsli : Sereal
=> Pommes : Kentang Goreng
=> Gemüse : Sayuran
=> Pizza : Pizza
=> Doner : Donat
* Minuman :
=> Wasser : Air Putih
=> Milch : Susu
=> Saft : Jus
=> Tee : Teh
=> Kaffe : Kopi
Sabtu, 23 April 2011
Bom Serpong Meledak
Paket bom yang diletakkan di gorong-gorong jalur pipa gas PGN yang terdapat di sekitar Gereja Christ Cathedral, Serpong, Tangerang, Banten ternyata sempat meledak. Namun, ledakan tersebut berasal dari paket bom berukuran kecil sehingga tidak berpengaruh pada rangkaian bom lainnya.
"Ya, memang ada bom dalam ukuran kecil sempat meledak. Yang mendengar (ledakan) saat itu satpam gereja," ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2011).
Boy menambahkan, bom tersebut meledak pada Rabu (20/4/2011) malam, sehari sebelum tim Densus 88 menemukan rangkaian bom lainnya pada Kamis (21/4/2011) pagi. "Setelah rangkaian lain ditemukan, satpam itu baru ngeh kalau kemarin dia mendengar ledakan," tutur Boy.
Bom berukuran kecil ini adalah salah satu dari rangkaian bom yang ditemukan Densus 88 saat melakukan penyisiran di wilayah Gereja Christ Cathedral. Dalam penyisiran tersebut, Densus 88 menemukan 40 plastik berisi karbit. Dari 40 plastik tersebut, tiga diantaranya terdapat detonator dan timer. Selain itu, ditemukan juga 5 buah tas ransel yang di dalamnya berisi pipa alumunium sebesar tabung gas.
Sementara itu, Polri telah menetapkan 19 orang tersangka terkait kasus bom buku, bom bunuh diri di Cirebon, serta bom di Gading Serpong. Diantara 19 orang tersebut, terdapat seorang berinisial P yang diduga merupakan otak dari rangkaian teror bom tersebut.
"Ya, memang ada bom dalam ukuran kecil sempat meledak. Yang mendengar (ledakan) saat itu satpam gereja," ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2011).
Boy menambahkan, bom tersebut meledak pada Rabu (20/4/2011) malam, sehari sebelum tim Densus 88 menemukan rangkaian bom lainnya pada Kamis (21/4/2011) pagi. "Setelah rangkaian lain ditemukan, satpam itu baru ngeh kalau kemarin dia mendengar ledakan," tutur Boy.
Bom berukuran kecil ini adalah salah satu dari rangkaian bom yang ditemukan Densus 88 saat melakukan penyisiran di wilayah Gereja Christ Cathedral. Dalam penyisiran tersebut, Densus 88 menemukan 40 plastik berisi karbit. Dari 40 plastik tersebut, tiga diantaranya terdapat detonator dan timer. Selain itu, ditemukan juga 5 buah tas ransel yang di dalamnya berisi pipa alumunium sebesar tabung gas.
Sementara itu, Polri telah menetapkan 19 orang tersangka terkait kasus bom buku, bom bunuh diri di Cirebon, serta bom di Gading Serpong. Diantara 19 orang tersebut, terdapat seorang berinisial P yang diduga merupakan otak dari rangkaian teror bom tersebut.
DK PBB Serahkan Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja Kepada Asean
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin menyatakan "keprihatinan" atas bentrokan-bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja bulan ini tetapi memutuskan akan menyerahkan isu itu kepada Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Kamboja telah meminta DK PBB untuk mengerahkan pasukan pemelihara perdamaian PBB ke perbatasan itu. Tapi dewan yang beranggota 15 negara itu menyatakan dalam satu pernyataan perannya akan dibatasi dengan cara mendukung "usaha-usaha regional dan usaha-usaha bilateral" untuk merundingkan diakhirinya konflik tersebut, demikian Reuters melaporkan.
"Para anggota Dewan Keamanan menyatakan sangat prihatin atas bentrokan-bentrokan bersenjata yang baru-baru ini terjadi antara Kamboja dan Thailand," kata Duta Besar Brazil untuk PBB dan presiden DK bulan ini, Maria Luiza Ribeiro Viotti, kepada wartawan.
Dia mengatakan para anggota dewan mendesak Kamboja dan Thailand untuk "menahan diri dan menghindari setiap aksi yang bisa membuat panas situasi itu," dan terus bekerja sama dengan mediator-mediator ASEAN untuk menyelesaikan pertikaian secara damai.
Kamboja dan Thailand saling menyalahkan memulai bentrokan-bentrokan dekat kuil Preah Vihear yang berumur 900 tahun. Bentrokan-bentrokan itu menewaskan sedikitnya tiga orang Thailand dan delapan Kamboja. Setidaknya 34 orang Thailand dan 55 orang Kamboja lainnya menderita luka-luka, menurut kedua pihak.
Kamboja telah meminta DK PBB untuk mengadakan sidang darurat mengenai isu itu. Pada awalnya para anggota DK enggan membawa perselisihan itu ke New York tapi akhirnya setuju mengadakan sidang pada Senin, kata beberapa utusan.
Mereka sekarang berharap isu tersebut akan ditangani ASEAN, tambah para utusan itu.
Menteri Luar negeri Thailand Kasit Piromya mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan tertutup DK PBB bahwa pasukan pemelihara keamanan PBB tak diperlukan dan menambahkan bahwa pemerintahnya ingin menyelesaikan isu secara dwipihak.
Ia menolak tudingan Kamboja bahwa tentara Thailand menggunakan bom tandan.
Thailand dan Kamboja belum menandatangani satu perjanjian baru yang melarang penggunaan jenis bom tersebut.
Menlu Indonesia Marty Natalegawa yang menghadiri pertemuan DK PBB itu dalam kapasitasnya sebagai ketua ASEAN mengatakan kepada wartawan: "Gencatan senjata berlakukan tapi kami perlu gencatan itu lebih dapat dipercaya."
Menlu Kamboja Hor Namhong mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan tetap meminta keterlibatan PBB lebih aktif. Jika DK tidak mengirim pasukan pemelihara perdamaian, katanya, para pengamat PBB atau misi pencari fakta akan bekerja.
Kamboja telah meminta DK PBB untuk mengerahkan pasukan pemelihara perdamaian PBB ke perbatasan itu. Tapi dewan yang beranggota 15 negara itu menyatakan dalam satu pernyataan perannya akan dibatasi dengan cara mendukung "usaha-usaha regional dan usaha-usaha bilateral" untuk merundingkan diakhirinya konflik tersebut, demikian Reuters melaporkan.
"Para anggota Dewan Keamanan menyatakan sangat prihatin atas bentrokan-bentrokan bersenjata yang baru-baru ini terjadi antara Kamboja dan Thailand," kata Duta Besar Brazil untuk PBB dan presiden DK bulan ini, Maria Luiza Ribeiro Viotti, kepada wartawan.
Dia mengatakan para anggota dewan mendesak Kamboja dan Thailand untuk "menahan diri dan menghindari setiap aksi yang bisa membuat panas situasi itu," dan terus bekerja sama dengan mediator-mediator ASEAN untuk menyelesaikan pertikaian secara damai.
Kamboja dan Thailand saling menyalahkan memulai bentrokan-bentrokan dekat kuil Preah Vihear yang berumur 900 tahun. Bentrokan-bentrokan itu menewaskan sedikitnya tiga orang Thailand dan delapan Kamboja. Setidaknya 34 orang Thailand dan 55 orang Kamboja lainnya menderita luka-luka, menurut kedua pihak.
Kamboja telah meminta DK PBB untuk mengadakan sidang darurat mengenai isu itu. Pada awalnya para anggota DK enggan membawa perselisihan itu ke New York tapi akhirnya setuju mengadakan sidang pada Senin, kata beberapa utusan.
Mereka sekarang berharap isu tersebut akan ditangani ASEAN, tambah para utusan itu.
Menteri Luar negeri Thailand Kasit Piromya mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan tertutup DK PBB bahwa pasukan pemelihara keamanan PBB tak diperlukan dan menambahkan bahwa pemerintahnya ingin menyelesaikan isu secara dwipihak.
Ia menolak tudingan Kamboja bahwa tentara Thailand menggunakan bom tandan.
Thailand dan Kamboja belum menandatangani satu perjanjian baru yang melarang penggunaan jenis bom tersebut.
Menlu Indonesia Marty Natalegawa yang menghadiri pertemuan DK PBB itu dalam kapasitasnya sebagai ketua ASEAN mengatakan kepada wartawan: "Gencatan senjata berlakukan tapi kami perlu gencatan itu lebih dapat dipercaya."
Menlu Kamboja Hor Namhong mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan tetap meminta keterlibatan PBB lebih aktif. Jika DK tidak mengirim pasukan pemelihara perdamaian, katanya, para pengamat PBB atau misi pencari fakta akan bekerja.
Briptu Norman Kembali Ke Gorontalo
Briptu Norman Kamaru, polisi dari satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah (Brimob Polda) Gorontalo yang belakangan terkenal lewat aksi lipsync lagu India, Chaiyya-Chaiyya, menyatakan siap bertugas kembali ke kesatuannya.
Hal itu diungkapkan Norman beberapa saat setelah tiba di Bandara Jalaluddin Gorontalo, Selasa, sekitar pukul 14.37 Wita.
"Iyalah, saya pasti siap bertugas kembali di kesatuan Brimob," ujarnya, saat dijamu sejumlah pejabat daerah di ruang VIP Bandara Jalaluddin.
Kedatangan Norman di Gorontalo disambut antusiasme oleh ribuan warga yang memadati bandara Jalaluddin sejak beberapa jam sebelumnya.
Dia langsung diarak berkeliling Gorontalo menggunakan mobil pengaman milik kesatuan Brimob, Barracuda.
Di tempat yang sama, Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Gorontalo, Komisaris Besar (Pol) Burhanuddin Hippy, menambahkan memang Norman akan kembali bertugas seperti sediakala.
Meski demikian, ia mengemukakan, menyangkut karirnya ke masa depan merupakan wewenang Kapolda Gorontalo.
"Belum tahu, apakah Norman masih ditempatkan di Brimob atau tidak," kata dia.
Dia menambahkan, yang menjadi pertimbangan adalah Norman mendapat beasiswa dari Universitas Bung Karno di Jakarta, dan karena itu harus izin melanjutkan studi ke luar daerah.
Hal itu diungkapkan Norman beberapa saat setelah tiba di Bandara Jalaluddin Gorontalo, Selasa, sekitar pukul 14.37 Wita.
"Iyalah, saya pasti siap bertugas kembali di kesatuan Brimob," ujarnya, saat dijamu sejumlah pejabat daerah di ruang VIP Bandara Jalaluddin.
Kedatangan Norman di Gorontalo disambut antusiasme oleh ribuan warga yang memadati bandara Jalaluddin sejak beberapa jam sebelumnya.
Dia langsung diarak berkeliling Gorontalo menggunakan mobil pengaman milik kesatuan Brimob, Barracuda.
Di tempat yang sama, Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Gorontalo, Komisaris Besar (Pol) Burhanuddin Hippy, menambahkan memang Norman akan kembali bertugas seperti sediakala.
Meski demikian, ia mengemukakan, menyangkut karirnya ke masa depan merupakan wewenang Kapolda Gorontalo.
"Belum tahu, apakah Norman masih ditempatkan di Brimob atau tidak," kata dia.
Dia menambahkan, yang menjadi pertimbangan adalah Norman mendapat beasiswa dari Universitas Bung Karno di Jakarta, dan karena itu harus izin melanjutkan studi ke luar daerah.
Penipuan NII
Upaya polisi membongkar jaringan NII (Negara Islam Indonesia) sekaligus menemukan Mahatir Rizky kini masuk tahap pemeriksaan para korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, delapan teman Rizky yang juga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengaku telah mengeluarkan uang jutaan rupiah. Uang tersebut untuk "hijrah" maupun sumbangan bagi pendirian negara Islam.
Para korban yang rata-rata sudah dibaiat di Jakarta itu total merugi Rp 84,1 juta. Soal dana sumbangan tersebut, mereka mengaku nilainya sudah ditentukan pihak perekrut. Untuk bisa mendapatkan uang sumbangan tersebut, para korban juga diajari cara-cara menipu orang tua.
Misalnya, meminta uang kepada orang tua dengan alasan menghilangkan laptop teman. Mereka juga bisa menjual barang berharga miliknya (biasanya sepeda motor), kemudian menyumbangkan uangnya. Tak segan, anggota jaringan yang telah senior memaksa dengan menahan kartu ATM para korban.
Dengan ditemukannya kerugian tersebut, polisi semakin mantap menggunakan pasal penipuan untuk membongkar jaringan NII. Termasuk mencari keberadaan Mahatir Rizky yang kini masih misterius. "Kerugian Rp 84,1 juta ini kami jadikan bukti permulaan untuk pelacakan pelaku atas tuduhan penipuan," ujar Kapolresta Malang AKBP Agus Salim kemarin (22/4).
Meski telah mengantongi kerugian dan modus operandi perekrutan jaringan NII, hingga kemarin penyelidikan polisi belum mengarah kepada perekrut yang telah membawa 11 korban mahasiswa UMM itu. Sosok perekrut yang oleh korban disebut-sebut bernama Adam bisa jadi masih berkeliaran bebas.
Adam dikenali para korban sebagai mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), Jogjakarta. Namun, pengakuan Adam itu bisa jadi hanya sebagai kedok. "Belum, kami belum ke lelaki yang disebut bernama Adam itu. Masih fokus pemeriksaan para korban," tutur mantan Kapolres Bangkalan itu.
Selain meminta keterangan, polisi kini berupaya memikirkan keamanan para korban. Kapolres menegaskan, pihaknya mempunyai kewajiban melindungi korban. "Itu sudah menjadi tugas kami," ujar Kapolres.
Sementara itu, dari penelusuran Radar Malang (Jawa Pos Group), korban rata-rata kini mengalami trauma dan ketakutan. Misalnya, Reviana yang telah dibaiat dengan nama baru Janis Davin Adelia. Perempuan asal Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, itu sangat selektif menemui orang asing. Revi yang kos di Jalan Tirto Utomo, Malang, juga sangat tertutup.
Bahkan, pengelola kos tidak mengetahui bahwa salah seorang penghuninya menjadi korban gerakan NII di Malang. Rekan-rekan kosnya juga tidak banyak yang tahu masalah yang dihadapi Reviana. "Saya baru tahu pas sampean ke sini. Katanya, teman-temannya telah ditangani pihak rektorat UMM," kata Abdurrahman, pengelola kos.
Abdurrahman mengakui, salah seorang anak kosnya itu sempat beberapa hari tidak pulang.
Ke mana dan bersama siapa, dia tidak tahu. Namun, menjelang UTS (ujian tengah semester), Revi kembali muncul di kos dan kuliah seperti biasa. "Saya juga tidak begitu tahu. Soalnya dia pendiam," kata Abdurrahman.
Para korban yang rata-rata sudah dibaiat di Jakarta itu total merugi Rp 84,1 juta. Soal dana sumbangan tersebut, mereka mengaku nilainya sudah ditentukan pihak perekrut. Untuk bisa mendapatkan uang sumbangan tersebut, para korban juga diajari cara-cara menipu orang tua.
Misalnya, meminta uang kepada orang tua dengan alasan menghilangkan laptop teman. Mereka juga bisa menjual barang berharga miliknya (biasanya sepeda motor), kemudian menyumbangkan uangnya. Tak segan, anggota jaringan yang telah senior memaksa dengan menahan kartu ATM para korban.
Dengan ditemukannya kerugian tersebut, polisi semakin mantap menggunakan pasal penipuan untuk membongkar jaringan NII. Termasuk mencari keberadaan Mahatir Rizky yang kini masih misterius. "Kerugian Rp 84,1 juta ini kami jadikan bukti permulaan untuk pelacakan pelaku atas tuduhan penipuan," ujar Kapolresta Malang AKBP Agus Salim kemarin (22/4).
Meski telah mengantongi kerugian dan modus operandi perekrutan jaringan NII, hingga kemarin penyelidikan polisi belum mengarah kepada perekrut yang telah membawa 11 korban mahasiswa UMM itu. Sosok perekrut yang oleh korban disebut-sebut bernama Adam bisa jadi masih berkeliaran bebas.
Adam dikenali para korban sebagai mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), Jogjakarta. Namun, pengakuan Adam itu bisa jadi hanya sebagai kedok. "Belum, kami belum ke lelaki yang disebut bernama Adam itu. Masih fokus pemeriksaan para korban," tutur mantan Kapolres Bangkalan itu.
Selain meminta keterangan, polisi kini berupaya memikirkan keamanan para korban. Kapolres menegaskan, pihaknya mempunyai kewajiban melindungi korban. "Itu sudah menjadi tugas kami," ujar Kapolres.
Sementara itu, dari penelusuran Radar Malang (Jawa Pos Group), korban rata-rata kini mengalami trauma dan ketakutan. Misalnya, Reviana yang telah dibaiat dengan nama baru Janis Davin Adelia. Perempuan asal Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, itu sangat selektif menemui orang asing. Revi yang kos di Jalan Tirto Utomo, Malang, juga sangat tertutup.
Bahkan, pengelola kos tidak mengetahui bahwa salah seorang penghuninya menjadi korban gerakan NII di Malang. Rekan-rekan kosnya juga tidak banyak yang tahu masalah yang dihadapi Reviana. "Saya baru tahu pas sampean ke sini. Katanya, teman-temannya telah ditangani pihak rektorat UMM," kata Abdurrahman, pengelola kos.
Abdurrahman mengakui, salah seorang anak kosnya itu sempat beberapa hari tidak pulang.
Ke mana dan bersama siapa, dia tidak tahu. Namun, menjelang UTS (ujian tengah semester), Revi kembali muncul di kos dan kuliah seperti biasa. "Saya juga tidak begitu tahu. Soalnya dia pendiam," kata Abdurrahman.
Langganan:
Postingan (Atom)






