SISWA XI IPA 2 DINYATAKAN NAIK KELAS 100% * NILAI TERTINGGI XI IPA 2 YAITU JUSTANG DENGAN RATA-RATA 8,04 * PERINGKAT 1 : JUSTANG, PERINGKAT 2 : ISWANDI, PERINGKAT 3 : JUNAID AHMAD * LIBUR TANGGAL 28 JUNI S/D 10 JULI * SEKOLAH KEMBALI DIBUKA PADA TANGGAL 11 JULI 2011 Exact 2 Man 1 Watampone: Puisi
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juli 2011

Puisi Nasionalisme Indonesia


Cinta Tanah Air
Darahku kini ku korbankan
Keringatku kini ku keluarkan
Demi cinta tanah air
Indonesia tetap jaya

Semangat juang berkobaran
Rela mati dipertahankan
Demi tumpah darah yang satu
Indonesia yang merdeka

Sang merah putih ku kibarkan
Lagu kebangsaan ku senandungkan
Demi kehormatan dan kebanggaaan
Indonesia sang pusaka

Banyak suku yang berbeda-beda
Bahasa kasih yang tak sama
Tapi hati kita tetap satu
Indonesia tanah air

Sungguh bangga ku berpijak
Di tanah yang subur akan cinta
Sungguh bahagia ku berlindung
Di tempat yang indah penuh suka cita

Terima kasih sang pahlawan
Mendapat kemerdekaan penuh perjuangan
Kini kedamaian meliputi kami
Kesejahteraan rakyat ada ditangan

Puisi Cinta


Cinta yang Hilang
Kegalauan hati ini
Membekas tak terbendung waktu
Hingga darah seperti tak mengalir lagi
Menyadari kepergian dirimu

Bukan aku menyesal
Bukan aku tak rela
Tapi kenangan dimasa lalu
Terus membayang-bayang

Kini memang sudah terlambat
Cintaku tak mungkin berhasrat lagi
Kini ku seperti kehilangan semangat
Menjalani hidup tanpa belaian darimu

Dulu kau sering berkorban untukku
Meski aku terus mengabaikanmu
Dulu kau sering mendukung diriku
Meski aku kadang lupa akan dirimu

Aku bagai orang bodoh
Menanti cinta yang hilang
Aku bagai orang cacat
Tak bisa berbuat apa-apa untukmu

Kini diatas batu nisan
Ku ucap kata maaf yang tulus
Meski itu mungkin tak berarti lagi
Tapi perjuangan akan cintaku tak pernah sirna

Puisi Penyesalan Untuk Sang Sahabat


Sahabat Setia Selamanya
Hari ini telah banyak kita lewati
Mengingatkan diri untuk kembali
Agar dapat saling tegak berdiri
Hingga tahu yang kita cari

Belaian hangat telah kurasakan
Senyuman manis telah kuterima
Tapi kau tak pernah menghilangkan
Ketulusan hatimu tetap terasa
Sungguh cintamu tak pernah padam
Meski diri ini kadang lupa akan dirimu
Sungguh sayangmu tak pernah sirna
Untuk tetap melihat diri ini tersenyum

Ku tak pernah sadar akan dirimu
Menyayangi bukan tuk sesuatu
Tapi cinta yang kau berikan padaku
Adalah cinta yang tak lekang waktu

Apa yang telah ku perbuat
Hingga cinta yang kau beri kadang terabaikan
Apa yang telah ku
lakukan
Hingga kasih yang kau beri kadang terlupakan

Maafkan aku wahai sahabat
Aku lalai akan semua
Aku selalu mencari-cari
Padahal orang yang ku cari adalah dirimu

Maafkan aku wahai sahabat
Ku memang orang yang tak tahu diri
Kau beri aku buang
Sungguh maaf, Sungguh maaf

Puisi Spesial Untuk Ayah


Romantika Seorang Ayah
Keringat yang bercucuran
Tenaga yang kau hempaskan
Tekanan batin yang kau rasakan
Demi belahan jiwa tercinta
Cinta dan sayang kau curahkan
Dengan belaian kasih yang hangat
Membekas dengan penuh arti
Agar tetap jadi yang terindah
Garis tangan yang tergambar
Mengartikan takdir yang terwujud
Dengan kerasnya jiwa dan hati
Tuk penuhi janji dengan keikhlasan
Betapa besar cinta seorang ayah
Meski tak terkenang dengan istimewa
Terbelenggu kian terpuruk
Tapi kan tetap jadi yang terindah
oh...... Ayah.......
Ketulusan hatimu makin terpancar
Senyuman mu makin
membinar
Kala hati ini sedang galau
Menanti cinta yang abadi
Terima kasih kan ku curahkan
Untuk ayah sang pahlawanku
Dengan cinta dan kasih sayang
Agar kau tetap terkenang dalam hati ini

Rabu, 29 Juni 2011

Puisi Buat Mama Dan Papa


Ku Cinta Mama, Ku Sayang Papa
Kau adalah dua insang
Yang saling memadu kasih
Menghasilkan cinta yang sejati
Agar terlahir jiwa yang bahagia
Kau dua makhluk tuhan
Yang memberi kasih sayang
Menciptakan kebahagiaan abadi
Agar terlahir jiwa yang kuat dan berani
oh mama, oh papa
Karena ketulusan dan cinta darimu
Keikhlasan dan kesabaran darimu
Hingga diri ini dapat berpijak di bumi
Memikul tanggung jawab sendiri

oh mama, oh papa
Ku bangga karena dirimu
Ku cinta karena dirimu
Kalian jadi inspirasiku
Hingga diri ini jadi orang yang sukses
Ku tak tahu lagi dengan apa ku membalasmu
Meski sadar tak mungkin bisa
Tapi hanya bisa buat kalian tersenyum
Bahagia dan ceria selalu

Terima kasih mama, terima kasih papa
Kan ku kenang dirimu selalu
Diatas cinta yang sejati
Agar namamu kan dihati selamanya

Sabtu, 21 Mei 2011

Puisi - Harapan Masa Depan


Harapan Masa Depan
setiap hari kulangkahkan kaki ini
hanya untuk sesuap ilmu
meski lelah, tetap tegak berdiri
tuk raih masa depan yang baru
aku memang bukan manusia terpandang
aku hanya orang biasa
tapi tekad hati ini tuk berjuang
tidak dipandang sebelah mata
bukan hal yang mudah
juga bukan hal yang sulit
jika raih masa depan yang cerah
dengan penuh doa dan ketulusan niat
meraih hal yang luar biasa
penuh dengan banyak rintangan
tapi jangan pernah putus asa
raihlah cita-citamu dengan senyuman

Sabtu, 07 Mei 2011

Puisi Penyesalan


Penyesalan

Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa mudah
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu miskin harta
                             Tak perlu terus merana
Cari hiburan dengar irama
Penyesalan tiada berguna
Hanya menambah luka sukma
Jika hati sudah tak kuat
Hidup ini bias celaka
Semua memang sudah terlambat
Tapi harapan masih terbuka
Hidup tergantung kelakuan
Salah bertindak semua akan mati
Kalau memang masih ada kesempatan
Mari cari ilmu sepenuh hati

Selasa, 15 Februari 2011

Puisi Sahabat


Sahabat Tercinta
Di dalam hati ini
Terdapat  cinta kasih
Yang saling memahami
Dan tak akan terpisah
                  Meskipun banyak perbedaan
                  Tapi hati kita tetap satu
                  Meskipun sejuta rintangan
                  Tapi akan tetap bersatu
Sahabat……………
Sebelum hari itu tiba
Ku ingin engkau tahu
Bahwa aku bahagia
Telah mengenalmu
                  Sebelum semuanya terlambat
                  Izinkan aku tuk mengatakan
                  Kata “terima kasih”
                  Telah berada disampingku
Setiap tetesan air mata ini
Tak akan ada artinya
Atas kesetiaan dirimu
Yang tak akan sirna
                  Ku sadar……………….
                  Aku bukanlah sahabat yang baik
                  Kadang mengabaikanmu,
                  Tak percaya padamu
                  Tapi meskipun itu
                  Ku ingin tetap jadi sahabatmu
                  Hingga ajal menjelang
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar Facebook