SISWA XI IPA 2 DINYATAKAN NAIK KELAS 100% * NILAI TERTINGGI XI IPA 2 YAITU JUSTANG DENGAN RATA-RATA 8,04 * PERINGKAT 1 : JUSTANG, PERINGKAT 2 : ISWANDI, PERINGKAT 3 : JUNAID AHMAD * LIBUR TANGGAL 28 JUNI S/D 10 JULI * SEKOLAH KEMBALI DIBUKA PADA TANGGAL 11 JULI 2011 Exact 2 Man 1 Watampone: Berita ( New )
Tampilkan postingan dengan label Berita ( New ). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita ( New ). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 September 2011

Dua Siswi MAN 1 Mengadu ke DPRD

Hasnindah (Kiri) Hikmawati (kanan)
Exact2 Manza - Pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Watampone, mengeluarkan dua siswi Madrasah Aliyah (MAN) 1 Watampone.
Masing-masing Hikmawati dan Hasnindah yang sama duduk di bangku kelas III, Mereka dinilai pihak sekolah telah mengabaikan surat panggilan ke orang tua untuk menghadap ke sekolah.
Berdasarkan data yang dihimpun Upeks, dua siswi tersebut mengaku menyesalkan pihak sekolah yang mengusirnya dari ruang kelas yang pada saat itu proses belajar berlangsung, hingga kedatangan oleh guru BK mengusirnya dan disuruh keluar.
Bahkan, kedua siswi ini mengaku telah menerima cercaan dari guru BK tersebut yang seharusnya tidak dilakukan seorang pendidik. "Saya diusir pak, saya dilarang masuk kelas jika orang tua saya tidak ke sekolah," ungkapnya.
Seperti yang dilontarkan salah seorang siswi MAN 1 Watampone, Hikmawati, persoalan pemanggilan ke dua orang tuanya itu terkait dengan masuknya organisasi ekstrakurikuler sekolah pecinta alam beberapa bulan
lalu, pihak guru tidak menginginkan siswanya telibat bahkan pihaknya agar tidak aktif kegiatan tersebut.
Ironisnya, surat pemanggilan yang dikeluarkan BK itu tidak disertai dengan stempel dan sepengetahuan kepala sekolah. "Sebenarnya persoalan ini tidak perlu dikaitkan dengan organisasi, karena tidak menggangguji sekolah pak, apalagi saya berprestasi dan tidak pernah lalai dalam nilai sekolah," ujarnya.
Tidak terima dengan dikeluarkan dari sekolah, dua siswi ini pun mengirimkan surat aduan serta mendatangi kantor DPRD Bone, agar pihak sekolah dipanggil dan kembali bersekolah. Aduan kedua siswi inipun akhirnya diterima Ketua Komisi IV DPRD Bone, A Darwis Massalinri. Pihaknya sangat meyayangkan kalau anak tersebut tidak sekolah dan belajar apalagi sudah kelas III dan tidak lama lagi persiapan ujian nasional.
Sementara Wakil Kepala MAN 1 Watampone Bidang Kesiswaan, Muslimin, membantah kedua siswi itu dikeluarkan dari sekolah. "Yang benar adalah dilarang masuk sekolah jika orang tuanya tidak memenuhi
panggilan orang tuanya," bantahnya.

from : http://www.ujungpandangekspres.com

Senin, 29 Agustus 2011

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Agustus

Exact2 Manza - Sidang itsbat Kementerian Agama telah usai. Pemerintah melalui Kemenag menetapkan 1 Syawal 1432 H jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011.

Keputusan diambil setelah Menteri Agama Suryadharma Ali yang memimpin sidang mendengarkan 12 pandangan ormas Islam yang hadir dalam sidang yang digelar di Kementerian Agama, Jl Lapangan Banteng, Senin (29/8/2011).

"Bahwa 1 Syawal jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011. Bisa disetujui?" tanya Suryadharma.
"Setuju," sambut mayoritas peserta sidang sembari bertepuk tangan. Suryadharma pun mengetuk palu tanda disetujuinya keputusan.

Suryadharma sebelumnya mempertimbangkan 4 intisari masukan 12 ormas yang telah disampaikan kepadanya. Intisari itu pertama, meminta agar kriteria disatukan, dan agar Kemenag lebih kuat lagi untuk memusyawarahkan kriteria penentuan Ramadan, Syawal dan Dzulhijjah.

Kedua, perbedaan penentuan Ramadan, Syawal dan Dzulhijjah masih berpeluang terjadi. Namun sebaiknya pengumuman dilakukan pada saat yang sama.

Ketiga, kesimpulan lain yang menjurus untuk diambil keputusan. Pemberi saran, laporan dari berbagai titik yang melakukan rukyah, dan memperhatikan fatwa dan pandangan majelis ulama menyetujui secara mayoritas, bahwa 1 syawal jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011.

Keempat, dari Muhammadiyah yang menghargai dan menghormati pandangan Lebaran jatuh pada Rabu 31 Agustus. Namun, Muhammadiyah meminta izin untuk melaksanakan Lebaran esok hari, Selasa 30 Agustus 2011 dengan catatan saling menghormati perbedaan sehingga persatuan dan kesatuan umat dan bangsa tetap utuh.

Dengan demikian dari ormas-ormas yang hadir hanya Muhammadiyah yang menyatakan 1 Syawal jatuh pada Selasa 30 Agustus 2011.

Sabtu, 27 Agustus 2011

Exact2 Manza - Kapal Motor Penumpang (KMP) Windu Karsa yang bertolak dari Pelabuhan Bajoe Sulawesi Selatan dini hari kemarin tenggelam di perairan Teluk Mekongga sekitar Pulau Lambasiana Besar,Kolaka, Sulawesi Tenggara atau 11 mil sebelum Pelabuhan Kolaka. 


Peristiwa yang terjadi pada pukul 00.45 Wita tersebut menewaskan 12 orang,sedangkan 93 orang selamat. Dugaan sementara, peristiwa nahas ini disebabkan cuaca buruk yang terjadi di perairan Kolaka. Petugas menduga, kapal tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.

“Kita lihat dari posisi kapal tenggelam, kemungkinan nakhoda kapal Muhammad Rizal ingin mengandaskan kapalnya di Pulau Lambasiana, tetapi gagal,”kata Kepala Syahbandar Pelabuhan Bajoe Andi Abbas kemarin. 

Andi menjelaskan, saat menerima informasi melalui radio komunikasi,dia langsung memberi sinyal kepada semua kapal yang berlayar di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.Berselang 30 menit,datang KMP Mishina, MP Citra Mulia, KMP Cintra Mandala Abadi, KMP Marina Baru 2,serta KMP Tuna.

Lima kapal ini yang melakukan evakuasi korban selamat dan tewas. Menurut Andi, sebelum berangkat, kapal berbobot GT (grose tonase) atau isi kotor 1.376 ton, panjang 49,66 meter, lebar 16,20 meter, serta dalam 380 meter ini sudah diperiksa maritime instructor machine serta maritime instructor deck dan dinyatakan laik laut. 

Kapal milik PT Bukaka Lintas Tama yang merupakan perusahaan milik mantan Wapres Jusuf Kalla ini pada Juli 2011 baru pulang docking di Surabaya. Jumlah penumpang dan awak kapal yang ditemukan kemarin mencapai 105. Belum diketahui berapa orang yang masih hilang karena jumlah penumpang di manifes dan yang menaiki kapal terdapat perbedaan. 

Dalam manifes kapal yang bertolak dari Pelabuhan Bajoe pada Jumat (26/8) pukul 14.25 Wita tercatat ada 57 penumpang, 20 kendaraan roda empat, dan 5 sepeda motor, barang 236 ton. Adapun penumpang yang ditemukan hingga kemarin 105 orang. Pihak ASDP belum bisa memberikan komentar mengenai kelebihan penumpang yang tidak sesuai dengan manifes kapal buatan Jepang tahun 1980 ini. 

Kepala ASDP Andi Mashuri kemarin pagi bertolak ke Kolaka dan terlibat langsung dalamprosespencariankorban. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan(KKP) Bajoe Imran Ruslan mengatakan, semua korban meninggal dan lukaluka sudah ditangani KKP Kolaka, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kolaka. 

Sementara Kepala Syahbandar Kolaka, Sainuddin, yang dihubungi melalui telepon mengatakan,proses evakuasi sementara dilanjutkan dengan mengerahkan tiga unit kapal feri, satu di antaranya KMP Merak yang bertolak dari Pelabuhan Bajoe. Selain KMP Merak, ada juga KMP Tuna sementara melakukan pencarian terhadap korban. 

Di antara penumpang yang terdaftar dalam manifes Kapal Windu Karsa, terdapat Wakil Bupati Kolaka Utara Hj Suria. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai keberadaan pejabat Kolaka Utara ini. Namanya tidak terdaftar dalam penumpang yang selamat. Menteri Perhubungan Freddy Numberi curiga telah terjadi kelebihan muatan pada KMP Windu Karsa sehingga tenggelam. 

Sambil memaksimalkan evakuasi, pihaknya sedang menerjunkan tim untuk menyelidiki apakah benar dugaan over capacity operasional kapal tersebut. “Mungkin itu over capacity, saya curiga itu over capacity,harusnya mengangkat 40, tapi angkat 60,” kata Fredy pada acara Mudik Bareng Partai Demokrat di Kemayoran,Jakarta, kemarin. 

Menurut Menhub, dirinya segera meminta laporan dari Basarnas Makassar untuk mendapatkan info perkembangan terakhir kecelakaan secara real time. Dia menyatakan sampai saat ini masih ada beberapa korban yang belum ditemukan. Karena itu,untuk jumlah pastinya, Menhub belum mengetahuinya secara persis. yos naiobe/rahmat sahid 

Sabtu, 13 Agustus 2011

Nazaruddin Tiba di Tanah Air

Exact2 Manza - Tersangka korupsi Muhammad Nazaruddin akhirnya tiba di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada pukul 19.45, Sabtu, 13 Agustus. Buronan Interpol ini mendarat di Tanah Air kembali setelah menempuh perjalanan dari Kolombia lebih dari 38 jam. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini berangkat dari dari Bandara El Dorado, Bogota, Kamis pukul 17.15 waktu setempat atau Jumat pukul 05.15 WIB.

Kepala Biro Penerangan Umum Markas Besar Kepolisian, Brigadir Jenderal Untung Yoga Ana mengatakan, selama dalam perjalanan pesawat transit dua kali, yaitu di Nairobi (Kenya) dan Maladewa. Dari Maladewa, pesawat langsung menuju Jakarta.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengatakan, setelah mendarat, buronan Nazaruddin langsung dibawa ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok. Nazaruddin akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum akhirnya dibawa lagi ke KPK untuk diperiksa.

Nazaruddin kembali di Indonesia setelah melarikan diri keluar negeri sejak 23 Mei 2011 lalu. Lebih dari 81 hari, dia melanglang di setidaknya delapan negara. Nazaruddin diketahui pernah berada di Singapura, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Spanyol, Amerika Serikat, Dominika, dan Kolombia.

Perjalanan buronan ini berakhir saat berada di Kolombia. Nazaruddin ditangkap saat hendak meninggalkan Kota Cartagena menuju Bogota, Ibukota negara asal penyanyi Shakira itu.

Nazaruddin dijemput Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kementerian Hukum dan HAM, Mabes Polri, serta Kementerian Luar Negeri. Tak tanggung-tanggung, Nazaruddin diterbangkan dari Kolombia dengan pesawat carteran asal Amerika Serikat, Gulfstream G550. Pesawat jet mewah ini disewa dengan harga Rp4 miliar

Sabtu, 16 Juli 2011

Gunung Lokon Meletus Lagi

Exact2 Manza - Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meletus dengan mengeluarkan semburan asap vulkanik. Letusan terjadi sekitar pukul 10.34 WITA, dengan tinggi letusan mencapai 3.500 meter dari kawah Tompoluan. "Tidak ada lava yang keluar," ujar Surono, Kepala Pusat Vukanologi Mitigasi Bencana, saat dihubungi Tempo, Minggu, 17 Juli 2011.

Ia menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika serta otiritas penerbangan Bandara Sam Ratulangi. Hingga hari ini, Minggu 17 Juli 2011, belum ada kepastian apakah letusan tersebut mengganggu penerbangan ke Manado atau tidak. "Belum ada putusan. Nanti otoritas penerbangan yang memutuskannya."

Saat ini, kata Surono, kawasan sekitar Gunung Lokon masih tertutup abu. Sebelumnya, pada 15 Juli 2011, terjadi lerusan yang sama sekitar pukul 23.30 WITA. Namun, waktu itu belum mempengaruhi penerbangan di Bandar Udara Sam Ratulangi.

Sedangkan pada Sabtu kemarin, jumlah getaran mencapai 4 kali gempa vulkanik dalam, 16 kali gempa vulkanik dangkal, 4 kali gempa embusan asap, dan satu kali letusan. Data terakhir pada jumlah pengungsi yang tersebar di 6 lokasi pengungsian sudah mencapai 5.205 pengungsi.

Selasa, 12 Juli 2011

PBNU: Polisi Harus Selidiki Ledakan Bom Di Pesantren NTB

Exact2 Manza Wakil Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf meminta pihak pesantren milik Umar Bin Khattab di Kabupaten Bima, NTB, untuk membuka akses bagi penyelidikan polisi paska ledakan bom di dalam pesantren tersebut. Polisi selanjutnya diminta memberikan penjelasan yang objektif kepada masyarakat.

"Saya sebagai Wakil Ketua PBNU mengharapkan agar para santri dan warga masyarakat di sekitar pondok pesantren itu bisa memberikan akses dan bersifat kooperatif terhadap pihak kepolisian untuk menyelidiki ledakan di komplek tersebut. Disisi yang lain kita harapkan pihak kepolisian mengupayakan cara-cara persuasif untuk bisa memperoleh akses kesana," ujar Slamet.

Hal ini disampaikan Slamet kepada detikcom, Rabu (13/7/2011).

Penyelidikan ini penting asal dilakukan secara persuasif. Untuk mengetahui apakah benar di pesantren tersebut dirakit bom rakitan.

"Dalam waktu bersamaan andaikata betul di pondok pesantren tersebut diajarkan, kita harus memperoleh kejernihan apa betul diajarkan merakit bom dan sebagainya. Kalau itu terjadi ini lampu merah untuk dunia pesantren. Kalau betul ada bukti di pesantren tersebut ada kegiatan latihan persenjataan begitu itu akibat masuknya faham yang mengarahkan kepada pengikutnya itu ke arah yang radikal dan ini merusak citra pesantren,"tuturnya.

Setelah selesai melakukan penyelidikan, polisi harus memberikan keterangan kepada publik. Supaya tidak merusak nama baik pesantren di seluruh Indonesia.

"Polisi perlu memberi penjelasan kepada masyarakat bangsa secara objektif tidak ditambah-tambah sehingga menjadi pelajaran bagi dunia pesantren untuk melakukan koreksi diri sehingga membentengi pesantren dari kekuatan yang merusak pesantren itu sendiri. Saya yakin 99,9 persen pesantren di Indonesia tidak seperti ini," tegasnya.

Mabes Polri membenarkan adanya bom rakitan yang meledak di Pondok Pesantren milik Umar Bin Khattab, di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bom itu ditujukan untuk polisi.

Namun polisi masih dihadang masuk ke Pondok Pesantren Umar Bin Khattab yang terletak di Desa Sanolo, Kecamatan Sila, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. Jika pendekatan mentok, polisi menyiapkan langkah represif agar bisa mencapai lokasi ledakan bom rakitan di pesantren itu.

Polisi menyebut langkah itu sebagai tindakan penegakan hukum berskala besar. Namun sebelum itu, langkah persuasif masih diupayakan.

Sabtu, 09 Juli 2011

Inilah Pengurus Baru PSSI Periode 2011-2015

Exact2 Manza  - Kongres ini berubah status menjadi Kongres Luar Biasa setelah dua kongres sebelumnya gagal karena berbagai interupsi. FIFA juga sudah menegaskan bahwa kongres kali ini wajib menghasilkan ketua umum, wakil ketua umum dan sembilan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015. Bila tidak sanksi pembekuan akan dijatuhkan.
Seluruh rakyat Indonesia berharap kongres kali ini mampu menjadi titik kebangkitan sepak bola nasional, bukannya justru menjadi titik nadir olahraga paling populer se-Indonesia ini.
Doa ratusan juta rakyat Indonesia pun terkabulkan. Sabtu, pukul 19.40 WIB, anggota Komite Normalisasi Joko Driono membacakan tiga surat keputusan mengenai ketua umum, wakil ketua umum dan sembilan anggota komite eksekutif PSSI yang baru.
Surat Keputusan bernomor 01/KLB/PSSI/2011 dibacakan Joko tentang penetapan ketua umum PSSI 2011-2015, yang menetapkan Johar Arifin Husin sebagai ketua umum PSSI terbaru.
Kemudian Surat Keputusan bernomor 02/KLB/PSSI/2011 tentang penetapan wakil ketua umum PSSI 2011-2015, yang menetapkan Farid Rahman sebagai wakil ketua umum PSSI terbaru.
Sementara sembilan anggota Komite Eksekutif yang baru, yakni Sihar Sitorus, Erwin Dwi Budiawan, Toni Aprilani, La Nyalla Mattaliti, Mawardi Noerdin, Tuti Dau, Widodo Santoso, Roberto Rouw, dan Bob Hippy yakni ditetapkan lewat Surat Keputusan bernomor 03/KLB/PSSI/2011, tentang penetapan anggota komite eksekutif PSSI terpilih dengan masa bakti 2011-2015.

Rabu, 06 Juli 2011

KH Zaenuddin MZ Tiada, Artis Ibukota Berduka

Exact2 Manza - Kepergian KH Zainuddin MZ tak hanya meninggalkan duka bagi keluarganya, tetapi juga para pejabat, artis dan masyarakat. Mereka merasa kehilangan.
Maka,  rumah duka di Jl. H. Aom, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, kemarin selain dipenuhi pejabat, politisi, ulama juga para artis, Rhoma Irama, Akrie, Gunawan,  Derry dan Eman ‘Empat Sekawan,’ Yenny Rachman, Kiwil, Natha Naritha dan lainnya.
Bahkan, Rhoma Irama yang teman dekat almarhum, menangis saat melayat. Ketika diwawancarai pun Rhoma masih menangis. “Beliau seorang ulama besar. Kepergiannya tak akan ada yang bisa menggantikannya,” katanya diantara isak tangisnya.
“Dia tak hanya dicintai oleh umat Islam, tetapi juga dicintai oleh umat non-muslim. Itu karena kharismanya yang begitu tinggi,” tambahnya.
Keterkejutan begitu kuat dirasakan Aida Saskia kala mendapat kabar meninggalnya sang Dai Sejuta Umat itu melalui BBM wartawan.   “Kaget saya mendengar kabar itu,” katanya ketika dihubungi Pos Kota melalui ponselnya.
Sayangnya Aida tak bisa datang melayat. Bukan karena masih ada dendam di hatinya, tetapi lantaran dirinya sedang ada acara  di Bandung.  Penembang Ayam Jago dan Korban Selingkuh ini, mengaku sudah memaafkan almarhum.
“Sudah lama saya memaafkan dia. Karena Allah saja mau memaafkan orang yang berdosa. Sebagai hambaNYA. Kalau saya tidak datang, itu karena saya sedang mengisi acara di Bandung, juga persiapan ulang tahun saya di sini,” paparnya.
Mantan Ketua Parfi, Yenny Rachman yang mengaku  mengenal Zainuddin saat menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, pun nyaris tak percaya.   “Karena beberapa hari lalu saya sempat melihat ceramah KH Zainuddin MZ di TVOne. Waktu itu saya lihat beliau masih terlihat segar dan sehat,” akuinya. “Semoga Allah menerima amal ibadahnya,” doanya.
Sementara pelawak yang meniru gaya almarhum,  Kiwil, mengaku sangat terpukul mendengar kabar duka tersebut, meski awalnya dia tak mempercayainya.
“Ketika manajer saya mengabari soal meninggalnya KH. Zainuddin MZ, saya  nggak percaya. Tapi begitu melihat berita di TV, saya baru percaya. Saya yang sedang berada di Cianjur langsung bergegas ke rumah duka,” cerita Kiwil.
Dikatakan Kiwil, meski ulama idolanya itu telah meninggal, dia akan tetap mempertahankan gaya melawaknya. “Ya, saya tetap mempertahankan ciri khas saya, yaitu meniru KH. Zainuddin MZ,” akuinya.
Almarhum adalah sosok yang selalu ceria dan humoris, begitu dalam pandangan Derry. Gaya ceramahnya yang ringan membuatnya bisa mengikutinya dan merasa terhibur sekaligus menyerap ilmunya.
“Nggak semua orang bisa seperti beliau, ceramah dengan gaya yang humoris dan mudah dicerna. Itu adalah anugerah dari Tuhan untuknya,” katanya.
Rasa duka juga dirasakan Julia Perez. Jupe yang tak bisa datang melayat karena harus menjalani sidang, mengaku sedih. Karena Zainuddin adalah tokoh idolanya sejak masih kecil.
“Aku sejak kecil mengidolakan beliau. Semua CD ceramahnya aku punya. Bahkan, aku juga sempat beli kaset ceramahnya saat ke Belanda. Mendengarkan ceramahnya membuat hatiku tenang. Makanya aku sedih dan sampai menangis mendengar kabar beliau meninggal,” papar Jupe yang mengaku tak kenal dekat dengan almarhum.
Meski tak mengenal almarhum secara dekat, duka pun mengusik hati Olga Syahputra. Di mata Olga, Zainuddin adalah sosok penceramah yang baik.  “Gaya berdakwahnya  beda dengan yang lain. Dia penceramah yang baik,” ujarnya.
Yang tak kalah terpukulnya adalah Gunawan. Soalnya, bintang sinetron ini rajin mengikuti pengajian yang dipimpin KH. Zainuddin MZ. Dari ceramah-ceramahnya itu, Gunawan mengaku banyak belajar menjalani hidup yang baik.
“Saya banyak belajar kehidupan dari ceramah yang diberikan oleh beliau. Tentang kehidupan yang sangat singkat ini. Dalam ceramahnya, beliau selalu mengingatkan agar kita harus lihat ke bawah dan jangan pernah pamrih kalau mengerjakan sesuatu,” terang Gunawan.
RIBUAN PELAYAT
KH Zainuddin MZ meninggal dunia dalam perjalanan menuju di RS Pusat Pertamina, sekitar pukul 09.22 WIB, karena karena serangan jantung. Zainuddin tiba-tiba jatuh pingsan usai melakukan sholat Subuh. “Habis shalat shubuh bapak sarapan. Setelah itu langsung pingsan,” kata Lutfi, anak Zainuddin MZ.
Menurut dia,  ayahnya tidak pernah mengeluh sakit sebelumnya. Tetapi mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan kolesterol. Dan, Zainuddin meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Hal itu diungkapkan Dr Syafik Ahmad, Kepala Manajemen Bisnis Rumah Sakit Pusat Pertamina.
“Ketika masuk ke ruang ICU, beliau  sudah tidak menunjukan tanda-tanda denyut nadi,” terangnya.
Khabar meninggalnya KH Zaenudin MZ langsung menyebar. Ribuan orang pun berbondong-bondong datang ke rumah duka. Gema adzan, takbir dan tahlil mengiringi pemakaman  KH Zainuddin MZ di area Masjid Fajrul Islam, yang lokasinya tepat di rumah duka, ba’da Ashar.
CERAMAH KEMATIAN
Sehari sebelum wafat, KH Zainuddin MZ sempat berdakwa di Masjid Al-Ikhlash, Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi. Dalam ceramahnya itu Zainuddin  menyinggung tentang kematian. Bahwa, kematian itu tidak ada yang menyangka kapan datangnya. Bisa besok, atau lusa atau tahun depan. Zainudin juga mengatakan  kematian itu tidak diurutkan abjad.
“Kalau menurut abjad,  saya yang paling belakang. Lalu siapa yang akan mengurus?” kelakarnya  yang disambut riuh tawa sekitar 1000 jamaah.

Sabtu, 02 Juli 2011

Unjuk Rasa Yunani Kembali Rusuh

Exact2 Manza - Polisi di Athena menembakkan gas air mata kepada para demonstran muda yang melempar batu ke arah mereka, sementara aksi mogok massal selama 48 jam untuk menentang pemungutan suara parlemen mengenai paket penghematan besar sedang berlangsung.
Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar gedung parlemen di ibukota Yunani dan angkutan umum lumpuh.

Perdana Menteri George Papandreou mengatakan bahwa hanya dengan rencana penghematan senilai 28 euro Yunani bisa kembali berdiri di kaki sendiri.
Kalau paket penghematan ini tidak disetujui parlemen, Yunani bisa kehabisan uang dalam beberapa minggu ke depan.

Tanpa rencana penghematan baru Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional mengatakan mereka akan menahan pinjaman senilai 12 miliar euro yang dibutuhkan Yunani untuk membayar kembali utang negara itu yang jatuh tempo pertengahan Juli.

Awalnya damai

Aksi unjuk rasa hari Selasa ini dimulai dengan damai, tetapi meningkat menjadi bentrokan.
Sejumlah pengunjuk rasa mulai berlari sambil melempar batu dan botol ke arah poilsi di satu sudut Lapangan Syntagma di pusat kota, dan polisi membalas dengan menembak gas air mata untuk menahan mereka.
Para pengunjuk rasa juga tampaknya menyebabkan kebakaran kecil.
Aksi mogok massal menghentikan sebagian besar pelayanan publik bank-bank tutup dan rumah-rumah sakit beroperasi dengan jumlah staf sedikit.
Di Athena kereta bawah tanah Metro adalah satu-satunya angkutan umum yang beroperasi "untuk memungkinkan warga Athena ikut dalam aksi unjuk rasa di ibukota," kata serikat pengemudi Metro.
Lebih dari 5.000 anggota polisi dikerahkan di pusat kota Athena untuk menjaga aksi unjuk rasa yang berpusat di depan gedung parlemen.
Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa antara 70-80% rakyat Yunani menolak rencana penghematan tersebut.

Nazaruddin Tersangka, Gempa Politik Partai Demokrat

Exact2 Manza - Penetapan Muhammad Nazaruddin sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciptakan gempa politik di internal Partai Demokrat. Setidaknya ada tiga implikasi serius bagi Demokrat pasca penetapan Nazaruddin sebagai tersangka.

"Pertama, instabilitas politik di internal partai. Kedua, migrasi suara, dan ketiga prospek politik Demokrat pada 2014," ujar analis politik Charta Politika Indonesia Arya Fernandes kepada detikcom, Kamis (30/6/2011) malam.

Menurut Arya, instabilitas politik di internal Demokrat dapat memicu dua konsekuensi politik, diantaranya, munculnya wacana pencopotan M Nazaruddin sebagai anggota DPR. Selain itu juga muncul gempuran politik terhadap kepemimpinan Anas Urbaningrum.

"Saya kira, desakan pencopotan Nazaruddin sebagai anggota DPR akan kembali menguat di internal Demokrat. Apalagi KPK sudah menaikkan status Nazaruddin dari saksi menjadi tersangka. Pada saat yang sama, rival politik akan gunakan kesempatan tersebut untuk mengempur kepemimpinan Anas," kata Arya.

Menurut Arya, penetapan Nazaruddin sebagai tersangka juga akan berimplikasi pada migrasi dukungan pemilih dari Demokrat.

"Pemilih rasional yang pada 2009 lalu memilih Demokrat karena pertimbangan isu dan kebijakan partai dalam memberantas korupsi saya kira akan beralih mendukung partai lain yang mempunyai isu dan kebijakan yang sama dengan Demokrat," tandas Arya.

Arya menambahkan penetapan Nazaruddin sebagai tersangka juga akan mempengaruhi prospek politik Demokrat jelang 2014.Tak mudah bagi Demokrat untuk pengaruhi emosi publik jelang pemilu 2014.

"Selain friksi politik di internal Demokrat yang cukup kuat, juga terdapat gap yang antara ekspektasi publik yang tinggi terhadap Demokrat dengan kinerja Demokrat sebagai parpol," tutup Arya.

Sabtu, 25 Juni 2011

Muhaimin Tak Tahu Kasus Istri Nazaruddin

Exact2 Manza - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar tidak mengetahui kasus dugaan korupsi di kementerian yang dipimpinnya dan menyeret nama Neneng Sri Wahyuni, istri mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Menurut Muhaimin, pihaknya mempercayakan kasus itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Proyek itu tahun 2008, sebelum saya menjadi menteri," kata Muhaimin usai diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 25 Juni 2011.

Menurut Muhaimin, dirinya tidak mengetahui rinci kasus yang membelit Neneng Sri Wahyuni. Pada 2008, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi masih dijabat rekannya satu partai, Erman Soeparno, yang juga politisi PKB.

Neneng sudah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus pengadaan barang di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). "Karena kasus itu 2008, tentu saja KPK yang menangani," kata politisi yang akrab disapa Cak Imin ini.

Dalam kasus itu, diduga uang tersebut dicairkan sebelum proyek dimulai. "Ya justru itu akan ditangkap KPK," jawab Cak Imin.

KPK sudah menetapkan tersangka dalam kasus yang menyebut nama Neneng Sri Wahyuni itu. Apa keterlibatan Neneng? "Ia diduga menerima suap, tapi nilainya belum jelas,” kata Ketua KPK Busyro Muqoddas sesaat sebelum rapat dengan Tim Pengawas Century DPR di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Juni 2011.

Neneng bukanlah pegawai Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dia kemungkinan merupakan rekanan Kemenakertrans dalam proyek pengadaan PLTS itu.

Neneng dan Nazaruddin saat ini masih berada di Singapura. Neneng ikut menemani Nazaruddin berobat di negeri Singa Merlion itu. Nazaruddin terbang ke Singapura, sehari sebelum KPK mengirimkan surat permohonan cekal atas dirinya, dan sesaat sebelum Dewan Kehormatan Demokrat mengumumkan pencopotan dirinya dari jabatan bendahara umum Partai Demokrat.

Sindikat Narkoba Beroperasi Dari LP

Exact2 Manza - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali membengkuk dua kelompok pengedar narkoba. Salah satu kelompok mendapatkan pasokan narkoba dari narapidana yang ditahan di lembaga pemasyarakatan (LP) di Jakarta.
Namun, kedua kelompok ini sama-sama mendapatkan ekstasi dan sabu dari seorang bandar di Thailand, BT, yang juga warga negara Nigeria. BT kini masih dalam buruan Bareskrim Polri dan National Central Bureaus (NCB) Interpol.
"Ini jaringan internasional yang melibatkan warga negara Nigeria dan Indonesia," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji Wijayanto, Kamis (23/6/2011).
Total barang bukti yang disita dari dua kelompok itu adalah 4.914 butir ekstasi dan 1,85 kilogram sabu senilai lebih dari Rp 4 miliar.
Kelompok pertama ditangkap pada 9 Juni 2011 di Jalan Madrasah Ujung, Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. Dari penggerebekan itu, UY, seorang residivis dalam kasus narkoba, tertangkap basah di dalam rumahnya. Saat itu, UY tengah mengemas 3.940 butir ekstasi dan 550 gram sabu untuk dikirim ke Palembang.
UY mengaku mendapatkan barang-barang itu dari dua napi di salah satu LP di Jakarta, EN dan PT, yang dipasok dari BT. Kedua napi itu, EN dan PT, juga merupakan WN Nigeria yang sedang menjalani tahun ketiga masa tahanan 15 tahun atas kasus pengedaran narkoba.
Dua napi itu telah dimintai keterangan dan langsung dijadikan tersangka karena turut terlibat dalam pengedaran narkoba. "Kami sudah bekerja sama dengan kepala LP dan mereka kami mintai keterangan," ucap Nugroho.
Kelompok kedua ditangkap pada 16 Juni 2011. Tersangka berinisial N dan HT ditangkap di rumah mereka di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Polisi mengamankan 980 butir ekstasi dan 1,3 kilogram sabu dari kedua tersangka. Barang-barang tersebut diakui para tersangka juga berasal dari BT yang ada di Thailand.
Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam pidana mati, seumur hidup, atau pidana penjara lima hingga 20 tahun.
Pengungkapan kasus peredaran narkoba dari dalam sel tahanan ini merupakan yang kedua dalam dua bulan ini. Sebelumnya, UN, napi wanita di LP Tanjung Gusta, Medan, diduga menjadi otak sindikat internasional peredaran narkoba Belanda-Malaysia-Medan-Jakarta. Jalur distribusi narkoba dilakukan melalui pengiriman paket dengan jasa pengiriman.

Jumat, 24 Juni 2011

Ruyati Dan Sikap Miring Media Arab

Exact2 Manza  - Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, penilaian sejumlah media massa di Arab Saudi bahwa moratorium TKI sebagai langkah politis, adalah salah. Mengapa? Karena mereka belum mendapat informasi dan berita yang utuh soal alasan pemerintah Indonesia melakukan moratorium.
“Moratorium lunak (soft moratorium) sebenarnya sudah dimulai sebelumnya, keputusan ini diambil setelah evaluasi berkala selama tiga bulan," lanjut Julian.
Pemerintah memutuskan untuk melakukan penghentian pengiriman PRT (pembantu rumah tangga) ke Arab Saudi karena pertimbangan banyaknya kasus yang terjadi. "Ini bukan politis, tapi karena pertimbangan kasus-kasus hukum yang dialami TKI di Arab Saudi," jelas Julian.
Namun sayang bahwa media Saudi tak memahaminya. Sejumlah media di Arab Saudi menanggapi moratorium ini secara emosional. Kepala Komite Perekrutan Nasional Arab Saudi, Saad Al-Baddah mendesak pemerintah Arab Saudi untuk melarang perekrutan warga negara Indonesia sebagai tenaga kerja.
Saudi Gazette pun kemudian menulis bahwa moratorium penghentian TKI dilatarbelakangi motif politis dan sebagai langkah skeptis dari keseriusan pemerintah Indonesia menangani masalah TKI. Yang harus dicatat media Saudi bahwa angka penindasan para majikan Arab terhadap PRT di Saudi tetap tinggi. Selain itu masih banyak PRT dianiaya di Saudi.
Adapun yang perlu dicatat bahwa pembantu rumah tangga (PRT) di Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan negara Arab lainnya bersama Bangladesh dan Ethiopia, dalam posisi dihinakan. Karena itu, pemerintah India sudah sejak enam tahun lalu melarang warganya menjadi PRT.
Prof Sulistyowati Irianto , Guru Besar Antropologi Hukum Universitas Indonesia, mengungkapkan bahwa jutaan rumah tangga Arab mempekerjakan TKI untuk menggantikan peran tradisional para perempuannya.
Di sini ada situasi bikulturalisme, yakni bangsa Arab memasuki abad modern, tetapi tak ingin kehilangan identitas kulturalnya. Mereka tetap mengaktifkan struktur sosiokultural yang membedakan orang berdasarkan ras, etnik, kelas, dan jender. PRT berada dalam struktur yang paling rendah.
Umumnya keinginan bermigrasi orang Indonesia sebagai PRT bukan dari diri sendiri, melainkan rasa tanggung jawab untuk menyelamatkan keluarga dari kemiskinan. Tujuan bermigrasi ke Arab diwujudkan oleh agensi tenaga kerja yang kebanyakan keturunan Arab.
Bahkan Prof Sulistyowati mencatat bahwa di Condet, Jakarta Timur, ada semacam ‘One Stop Trading Center’ bisnis migrasi ke negara Arab, lengkap dengan pusat kesehatan, balai latihan kerja, biro perjalanan, dan pengiriman. Mereka bekerja sama dengan ratusan agensi tenaga kerja di Uni Emirat Arab (UEA). Semua menjadikan perempuan sebagai komoditas.
Masalahnya, adalah tidak ada hukum yang mengatur soal PRT, baik di Indonesia maupun Saudi ataupun UEA. Mengapa? Karena secara sosial pekerjaan ini dianggap rendah, kotor dan tidak layak disetarakan dengan pekerjaan formal di pasar kerja. Satu-satunya acuan hukum hanyalah UU Keimigrasian. Hal itu membuat PRT dalam posisi lemah serta mudah jadi korban kekerasan.
Karena itu, pemerintah harus memperkuat langkah perlindungan nyata bagi para PRT, agar bisa dilindungi secara memadai. Sehingga kasus hukuman pancung bagi Ruyati menjadi yang terakhir kali. Sudah tentu penghentian PRT ke luar negeri adalah langkah terbaik.

Sabtu, 18 Juni 2011

Abu Cile Membuat Gerhana Bulan Lebih Merah

Exact2 Manza Pengamatan gerhana bulan total dari Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat, mengidentifikasi bulan berwarna lebih merah pada masa puncak. Peneliti akan mengkonfirmasi perubahan warna ini dengan menelusuri uraian cahaya yang diambil dari spekstroskop.

"Pada saat puncak, warna bulan lebih merah dibandingkan gerhana sebelumnya, kemungkinan karena abu vulkanik dari Cile," ujar Direktur Observatorium Bosscha Hakim L. Malasan kepada Tempo, Kamis 16 Juni 2011.

Pada gerhana bulan kali ini, Observatorium Bosscha mengerahkan spekstroskop, alat pembias cahaya untuk mengetahui tingkat kemerahan permukaan bulan saat puncak gerhana. Alat ini akan memberikan tingkat warna permukaan bulan secara kuantitatif.

Tak hanya mengukur warna bulan, lima kelompok pengamat melakukan peneropongan terpisah di kawasan Observatorium Bosscha. Kelima kelompok menggunakan teleskop portabel dan kamera digital untuk mengabadikan tahapan gerhana. Namun, kendala cuaca menyebabkan proses gerhana tidak bisa dilihat sepenuhnya. "Hanya 30 persen tahapan gerhana yang bisa dilihat. Beruntung kami bisa melihat momen totalitas," ujarnya.

Observatorium Bosscha juga menyediakan layanan live streaming gerhana melalui laman resminya. Terdapat empat kota yang menayangkan gerhana bulan, yaitu Lhoknga, Pekanbaru, Bandung, dan Tenggarong. Dari keempat wilayah tersebut hanya Tenggarong yang bisa menyaksikan keseluruhan proses gerhana.

Gerhana bulan total hari ini merupakan yang terpanjang dalam satu dekade. Bulan bersembunyi di dalam bayangan bumi selama 100 menit atau hanya berselisih 7 menit dari durasi maksimal. Gerhana ini bisa disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia.

Polri Belum Patikan Jaringan Teroris Sumsel

Exact2 Manza - Kepolisian Republik Indonesia menyatakan belum mengetahui jaringan teroris pelaku teror bom di satu swalayan di Jalan Yos Sudarso, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Saat ini tim Tim Detasemen Khusus Antiteror 88 masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.

"Densus sudah di tempat kejadian, tapi jaringan mana kami belum tahu," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Sabtu, 18 Juni 2011.

Boy membenarnya teror bom di Sumatera Selatan ini memiliki kemiripan dengan peristiwa bom buku yang sempat meneror warga Jakarta beberapa waktu lalu. Keduanya sama-sama memiliki daya ledak rendah (low explosive). "Tidak ada DPO [daftar pencarian orang] bom buku. Kami harapkan masyarakat waspada," ungkapnya.

Sebelumnya, teror bom kembali terjadi di satu swalayan di Jalan Yos Sudarso, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Bom meledak sekitar pukul 09.00, Sabtu 18 Juni 2011. Akibat ledakan itu, pemilik swalayan, Indra Sumarjono, mengalami luka ringan di bagian perut. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Lubuk Linggau.

Suriah Memanas, 8 Orang Tewas

Exact2 Manza - Aparat keamanan Suriah melepaskan tembakan terhadap delapan orang demonstran.

Tiga orang demonstran tewas di Kota Homs dan tiga lainnya di Qatana. Sementara itu satu orang terbunuh di Zabadani dan Idlib, Jumat 27 Mei waktu setempat.

Di Deir Al Zor, aparat keamanan juga kerap menembaki demonstran. "Polisi menembakkan senapannya ke udara sebagai peringatan, tapi mereka tetap bergerak. Dua anak saya berada di antara demonstran itu," ujar salah seorang saksi mata seperti dilansir Reuters, Sabtu (28/5/2011).

Damaskus mengacuhkan kutukan dan sanksi yang dilancarkan oleh Barat serta memilih untuk menghancurkan kekuatan demonstran yang mengancam Rezim Assad.

Sementara itu, para aktivis tetap menyerukan untuk melakukan demonstrasi. "Tuhan lebih hebat daripada penindas, mati lebih baik daripada terhina,"demikian teriakan yang dilontarkan para demonstran di Damaskus

Jumat, 17 Juni 2011

Ny Siami Layak Disebut Pahlawan Kejujuran

Exact2 Manza - Tragedi yang dialami keluarga Nyonya Siami adalah sebuah ironi. Mempertahankan kejujuran dengan cara melaporkan guru SDN Gadel 2 yang memaksa anaknya, Al, memberikan contekan kepada teman-temannya saat ujian nasional pada 10-12 Mei 2011 lalu, harus ia bayar mahal.

Pasangan Siami dan Widodo, beserta anak dicaci dan diusir dari kampung, oleh tetangga mereka sendiri. Dianggap mencemarkan nama baik sekolah dan kampung. Kini, mereka harus hidup mengungsi ke Gresik. Sebelumnya, setidaknya empat unjuk rasa digelar para wali murid  menentang tindakan Siami.

Ketua Dewan Konsultatif Nasional Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi menyatakan, pihaknya terus mendukung dan memberi perlindungan pada keluarga jujur itu. "Mereka layak disebut 'pahlawan kejujuran', menjadi contoh bagi keluarga lain," kata Kak Seto saat dihubungi VIVAnews.com, Rabu 15 Juni 2011.

Dari kasus Siami, jelas Kak Seto, bisa ditarik banyak pelajaran. Salah satunya, mengoreksi sistem ujian nasional. "Jika UN menjadi penentu kelulusan, yang terjadi justru banyak tindakan yang mencerminkan ketidakjujuran," kata dia.

Bayangkan, kata Kak Seto, jika sekolah tak bisa memenuhi target sekian persen kelulusan, ganjarannya adalah sekolah itu bisa ditutup. "Sehingga sekolah menghalalkan segala cara, sementara pemerintah belum bisa menyediakan sarana, prasarana, juga guru yang memadai," kata dia.

Untuk diketahui, skandal di SD Gadel 2 membuat Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memberikan sanksi, mencopot Kepala Sekolah Sukatman dan dua guru  kelas VI Fatkhur Rohman dan Prayitno.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Sahudi mengatakan, pihaknya akan  melihat terlebih dahulu substansinya permasalahan. Benarkan ada mencontek massal di SD tersebut. "Kita lihat dulu, hasil  jawabannya seperti apa. Ada realita mencontek atau tidak. Jika hasil  jawaban berbeda (ujian) tentu tidak akan diulang, karena tidak ada indikasi, sebaliknya jika sama itu bisa diulang," kata Sahudi, Rabu 15  Juni 2011.

Sabtu, 11 Juni 2011

Orang Tua Di Bone Keluhkan Pungutan Ijazah

Exact2 Manza - Sejumlah orangtua pelajar di SMP 6 Watampone, Kabupaten Bone, Sulsel mengeluhkan adanya pungutan bagi pelajar yang hendak mengambil ijazah sekolahnya.

Pungutan tersebut dinilai ilegal karena tak didasari aturan sekolah. Selain itu, putusan memungut iuran juga dilakukan tampa persetujuan komite sekolah.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang wali pelajar yang menolak membayar pungutan. Sumber yang enggan menyebutkan namanya tersebut mengatakan sekolah mematok uang senilai Rp 100 ribu bagi pelajar yang lulus.

"Anak saya mengeluh, katanya ijazah tidak akan diberikan jika tidak bayar. Saya juga tidak tau apa peruntukan pungutan tersebut," tuturnya kepada Tribun, Kamis (9/6/2011).

Pungutan tersebut, sambungnya, diharuskan bagi pelajar yang tidak mengikuti perpisahan sekolah yang diadakan di kawasan wisata Bantimurung dan Trans Studio Makassar.

Pelajar yang ikut perpisahan ditarik biaya senilai Rp 250 ribu per siswa. "Kalau gak ikut bisa. Tapi kenapa tetap harus bayar Rp 100 ribu," keluhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah (Kasek) SMP 6 Watampone, Tajuddin, membenarkan jika sekolah mengadakan perpisahan bagi pelajar kelas III. Namun, wisata tersebut tidak wajib.

"Jika tidak berangkat pelajar hanya diminta untuk menyumbang pembangunan masjid. Nilainya juga tidak ditentukan. Kalau sumbangan ini sifatnya wajib bagi yang mampu saja. Jadi yang tidak mampu sekolah tidak paksakan," tuturnya.

Menurut Tajuddin, sekolah menarik iuran pembangunan masjid sekolah karena tidak ada sumber dana lain yang dapat digunakan untuk membiayai masjid.

"Dananya juga tidak masuk kantong saya ataupun para guru. Ini juga untuk kepentingan ibadah," pungkasnya.

Senin, 06 Juni 2011

Nyontek Massal Di Satu SD Surabaya

Exact2 Manza - Seorang siswa SDN Gadel II/577 Tandes Surabaya yang memberikan contekan kepada teman sekelasnya saat mengikuti Ujian Nasional kini merasa ketakutan. Bahkan akibat  contekan massal tersebut  membuat suasana tidak kondusif.
Menurut keterangan, AL yang dianggap paling pintar di kelasnya mendapat perintah dari salah satu gurunya untuk memberikan contekan pada teman-temannya, membuat AL selalu menangis. “Anak saya selalu menangis,ketakutan. Mulai tadi malam sudah diantar saudara ke Benjeng Gresik),” ujar ibunya AL , Senin (6/6).
Dikatakanya, dia dan keluarganya tidak mempunyai niat menjatuhkan nama baik sekolah atau salah satu guru yang memberi perintah ke anaknya untuk memberikan contekan ke teman-temannya pada saat pelaksanaan UN Mei 2011 lalu.
Kasus contekan massal ini membuat orangtua murid kelas VI SDN Gadel marah. Apalagi ada isu akan dilakukan UN ulangan khusus sekolah tersebut.
Tidka itu saja. Wali murid yang menunggu di depan pintu masuk SDN Gadel berharap Fatkhur salah satu guru yang juga wali kelas VI B, tidak dimutasi atau diberi sanksi. “Jangan dipindah Pak Fatkhur. Pak Fatkhur orangnya baik, puluhan tahun mengajar di sini. Anak cucu saya juga mendapatkan ilmu dan dipintarkan Pak Fatkhur,” teriak Mak Ni, nenek dari salah satu murid kelas VI.
Tak hanya Mak Ni saja yang menangis, hampir semua wali murid terlihat geram dan menangis, atas kabar contekan massal yang dilaporkan oleh orang tua AL, salah satu siswa kelas VI.
“Itu (kabar contekan massal) nggak bener pak. Pokoknya nama baik sekolah SDN Gadel harus dikembalikan. Kasihan anak-anak pak, nggak bisa tenang,” teriak Sari wanita berjilbab yang berusaha ditenangkan guru.
Tangisan dan teriakan juga dilakukan Desi orang tua MHS. Mereka meminta Pemkot Surabaya tidak memberikan sanksi ke Pak Fatkhur (guru yang menyuruh AL untuk memberikan contekan kepada siswa lainnya).
Warga pun akhirnya bisa ditenangkan petugas kepolisian dari Polsek Tandes maupun guru SDN Gadel dan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kota Surabaya Kecamatan Tandes, serta anggota Komisi D DPRD Surabaya yang bersamaan itu menggelar sidak di SDN Gadel.
“Tenang Bu.. tenang Bu, permasalahan ini akan diselesaikan di dewan dan pemkot. Ibu tenang nggak usah takut. Sabar yang penting anak-anak bisa melanjutkan sekolah lagi,” ujar Masduki Toha anggota Komis D DPRD Surabaya yang mengujungi SD tersebut.

Paket Peti Mati, 'Revolusi' Tak Sampai

Exact2 Manza - Kiriman paket misterius menghebohkan Jakarta, Senin pagi, 6 Juni 2011, berupa peti mati ukuran anak kecil berwarna coklat tua. Saat dibuka, isinya bunga tabur nan harum dan tulisan www.restinpeacesoon.com.
Sejumlah media massa pun menerima paket misterius ini. Di tengah suasana republik yang panas akhir-akhir ini, banyak teror bom dan paket mencurigakan, pertanyaan besar pun mencuat, apakah ini bentuk teror terhadap pers?
Kiriman peti mati ke The Jakarta Post diterima sekitar pukul 17.30 Waktu Indonesia Barat. Ditujukan kepada CEO The Jakarta Post, Daniel Rembeth. Satpam kantor, Joni mengatakan, paket itu diantar sebuah ambulans. Ini jelas tak biasa. “Saya pikir orang salah masuk. Ternyata nggak. Dia bilang ada kiriman untuk Pak Daniel,” jelas Doni dalam perbincangan dengan VIVAnews.com.

Saat dikeluarkan, kiriman yang dimaksud sopir itu adalah sebuah peti mati ukuran kecil, untuk anak-anak. “Sopir itu sepertinya orang Flores atau Maluku. Dia bilang, sudah mengantar barang dari Bekasi sejak jam 04.00 subuh.”
Saat ditanya maksud pengiriman dan siapa yang mengirim, sopir mengaku tidak tahu. "Dia bilang, dia hanya mengantar dan  antarannya masih banyak."
Joni pun sempat memperhatikan ambulans yang dipakai membawa peti mati. Yang aneh, dari dalam ambulans, kata Joni, ada wanita dan  laki-laki yang mengambil gambar pengiriman paket peti mati ini.
Peti yang sama juga diterima kantor media, Kompas.com di kawasan Palmerah sekitar pukul 09.00 WIB. "Di dalamnya ada bunga wangi dan secarik kertas bertuliskan, www.restinpeacesoon.com," kata editor Kompas.com, Heru Margiyanto, saat dihubungi Senin pagi. Tak ada nama pengirim yang tertera.

Awalnya, paket itu membuat kaget. Namun, setelah awak media berdiskusi, mereka mengerucut ke sebuah dugaan. “Kami menduga ini strategi marketing,” kata Heru. Pihak Kompas.com pun tak menganggap serius kiriman itu. “Kami pajang di sini, di tengah kantor. Buat lucu-lucuan.”
Paket peti mati lainnya juga dikirim ke sejumlah media antara lain, Tempo, Metro TV, RCTI, dan ANTV. Alamat pengirim, Unit 166, Jalan Asia Afrika, Pintu 10, Senayan, Jakarta Selatan, 10270.
Selain media-media tersebut, paket juga dikirim ke beberapa perusahaan perusahaan, seperti PT Indosat Tbk, PT Garuda Food, PT Garda Otto dan PT LG Indonesia.
Simbol kematian
Setelah diusut, paket peti mati ini ternyata sama sekali tak berkaitan dengan teror. Sumardy, CEO perusahaan marketing Buzz&Co, mengaku bertanggung jawab atas pengiriman paket menghebohkan itu. Apa maksudnya?
Ternyata untuk promosi launching buku 'Rest in Peace Advertising'.
Menurut dia, peti mati adalah simbol kematian dunia periklanan konvensional. “Tujuannya positif, saya simbolkan dengan peti mati, sesuai dengan buku yang saya terbitkan,” ujar dia. “Sebenarnya launching sudah dilakukan sebelumnya, tapi belum heboh. Hari ini buat hebohnya.”
Sumardy menjelaskan, ada 100 paket peti mati yang ia kirim ke sejumlah staf marketing di perusahaan produk makanan, telekomunikasi, dan media. “Tidak semuanya media. Media cuma 10 persen. Sisanya perusahaan yang berhubungan dengan komunikasi. Perusahaan iklan dan sejenisnya. Pemilik perusahaan dan orang marketing.”
Tujuannya, jelas dia, untuk memberi peringatan bahwa periklanan konvensional sudah mati. “Kami kirim ke agen periklanan, karena kampanye marketing mereka membosankan. Kami ingin menunjukkan kepada mereka harusnya seperti ini. Dengan biaya lebih murah. Daripada pasang iklan, itu jauh lebih mahal. Berapa puluh miliar,” kata dia.
Promosi ala Sumardy memang murah dan cukup berhasil membuat heboh. Pria asal Medan ini menjelaskan, biaya masing-masing peti beserta pengirimannya Rp500 ribu. Jadi berapa duit yang ia rogoh dari koceknya? “Biaya keseluruhan Rp50 juta.”
Ia mengklaim biaya itu jauh lebih murah dibanding beriklan di media. “Ini terobosan baru dalam dunia iklan. Banyak yang jenuh dengan iklan di televisi,” ujar lulusan S2 marketing Universitas Gajah Mada itu.
Untuk membuat penasaran penerima, Sumardy sengaja tak menjelaskan maksud kirimannya itu. Hanya ada secarik kertas bertuliskan www.restinpeacesoon.com. Itu adalah website perusahaannya. Setiap penerima paket diberi semacam kode untuk login di situs yang akan diluncurkan.
“Sudah dibuat, namun sengaja tidak bisa diakses biar orang penasaran. Kami kirim peti dan bunga di situ kodenya. Hanya orang yang terima kode itu yang bisa akses,” jelas dia.
Apakah ia takut strategi marketing ekstremnya itu bakal berbuntut panjang? Sumardy menjawab dengan yakin, tidak. “Saya tidak takut. Karena niat saya baik."
Selain itu, kata dia, petinya tidak berisi barang aneh-aneh. Ada kode dan  websitenya juga bisa diakses. "Tidak ada hubungannya dengan teror, ini hanya persoalan cara melihat.”
“Kita diteror iklan. Diteror kantong warganya. Gebrakan kami tidak ada hubungannya dengan situasi politik di Indonesia.”
Bentuk teror?
Meski tak bermaksud meneror, toh Sumardy tetap diperkarakan. Polisi menjemputnya dan sejumlah staf untuk dimintai keterangan. Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Kombes Sujarno, mengatakan bahwa polisi punya dasar untuk memeriksa Sumardy.
“Karena ada laporan dari pihak Kompas dan The Jakarta Post ke Polsek Tanah Abang. Dari situ polisi mengambil tindakan dengan mengamankan Sumardy beserta lima orang pegawainya,” kata dia, Senin, 6 Juni 2011.
Sumardy dan para stafnya dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk dimintai keterangan. “Selain itu polisi mengamankan dua buah peti yang belum dikirim Sumardy,” tambah dia. “Polisi bergerak berdasarkan laporan, itu delik aduan bukan delik murni. Harus ada laporan.”
Manajemen Kompas membantah telah melaporkan Sumardy.
Polisi menggolongkan aksi Sumardy sebagai bentuk teror. Alasannya, kata Sujarno, "Dia mengirim barang tersebut tanpa terlebih dahulu memberi informasi yang jelas, apakah terkait dengan dengan launching buku."

Hal itu tentu mengundang kecurigaan karena saat ini banyak paket mencurigakan yang beredar di masyarakat. "Jika si pengirim sudah berkoordinasi dengan penerima itu tidak jadi masalah," Sujarno menambahkan.
Meski ini jelas-jelas jurus marketing--meski sebagian orang menganggap konyol bukan buatan--Kepolisian Resor Tanah Abang dengan semangat '45 menyatakan akan terus memproses Sumardy. Menurut Kapolsek Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Johanson R. Simamora, perbuatan Sumardy telah meresahkan masyarakat.
"Ini sudah meresahkan masyarakat dan telah membuat heboh. Apalagi saat ini banyak ancaman, seperti bom dan sebagainya," ujar Johanson kepada VIVAnews.com, Senin, 6 Juni 2011. Heboh diperkirakan bakal lebih luas lagi, karena "masih ada barang bukti 31 peti mati yang belum dikirim oleh Sumardy di kantornya. Selain itu kami juga mengamankan laptop berisi daftar 100 orang yang akan dikirimi."
Alih-alih membuat terobosan maha-revolusioner di dunia marketing, Sumardy kini naga-naganya harus berhadapan dengan hukum. Polisi boleh jadi bakal mempidanakan dia di atas tuduhan telah menciptakan keresahan di masyarakat atau melakukan perbuatan tidak menyenangkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar Facebook